Desa Linelean terletak di Kecamatan Modoinding,
Kabupaten Minahasa Selatan. Desa ini awalnya berdiri pada tanggal 14 Mei 1932, yang dibentuk oleh
sekelompok tonaas-tonaas di bawah kepemimpinan Hukum Besar Tompaso Baru. Pada awal berdirinya,
wilayah ini masih berupa pemukiman sederhana dan dikenal dengan nama Desa E.
Pada sekitar tahun 1960-an, nama desa tersebut
kemudian diubah menjadi Desa Linelean, mengikuti nama pemimpinnya saat itu, yaitu Tonaas Johanis
Lineleyan. Pada masa awal pembentukannya, desa ini hanya memiliki 2 jaga (dusun). Seiring dengan
perkembangan waktu dan pertambahan penduduk, jumlah jaga di Desa Linelean meningkat menjadi 6 jaga
seperti yang ada saat ini. Adapun Hukum Tua (Kepala Desa) pertama di Desa Linelean adalah Bapak
Kamuh.
Dalam bidang keagamaan, gereja pertama yang berdiri
di Desa Linelean adalah Gereja GMIM, yang didirikan pada tahun 1930-an. Sementara itu, dalam bidang
pendidikan, sekolah pertama yang didirikan adalah SD GMIM pada tahun 1960-an, kemudian disusul
dengan berdirinya SD Inpres pada tahun 1970-an. Pada masa tersebut, pendidikan belum menjadi
prioritas utama bagi masyarakat karena sebagian besar penduduk lebih memfokuskan diri pada
pekerjaan.
Mata pencaharian utama masyarakat Desa Linelean
pada masa lalu adalah berkebun dan berburu. Kehidupan masyarakat juga sangat berkaitan dengan sumber
daya alam yang ada, terutama lahan pertanian dan aliran sungai, seperti Sungai Modoinding Besar,
Modoinding Kecil, dan Motuyung.
Dalam hal transportasi, pada masa awal masyarakat
masih menggunakan kendaraan beroda sederhana, dan kondisi jalan pada saat itu masih berupa jalan
tanah. Barulah pada sekitar tahun 1980-an, jalan di desa ini mulai mengalami perbaikan dan berubah
menjadi jalan beraspal.
Bahasa yang pertama kali digunakan oleh masyarakat
Desa Linelean adalah bahasa Kakas, namun seiring perkembangan waktu dan interaksi sosial, penggunaan
bahasa tersebut mulai mengalami perubahan.
Pada masa lalu, hiburan masyarakat Desa Linelean
masih sangat terbatas, yaitu melalui radio serta layar tancap yang biasanya diadakan di tingkat
kecamatan.
Secara geografis, Desa Linelean memiliki luas
wilayah sekitar ±7,80 km² (780 hektar) yang terbagi ke dalam 6 dusun. Desa ini terletak di kawasan
dataran tinggi Kecamatan Modoinding. Wilayah Kecamatan Modoinding secara umum berada pada ketinggian
sekitar 1.000–1.600 meter di atas permukaan laut (mdpl), sehingga secara topografi Desa Linelean
juga berada pada ketinggian yang relatif sama dengan wilayah lain di kecamatan tersebut.
Desa Linelean juga merupakan bagian dari kawasan agribisnis dan
hortikultura di Kecamatan Modoinding, yang dikenal sebagai daerah penghasil berbagai komoditas
pertanian, terutama sayuran.